Sunnah sebenarnya adalah aturan dalam agama Islam dengan bersandar pada contoh yang dilakukan Rasulullah, perintah Rasulullah, larangan Rasulullah, kebiasaan Rasulullah yang tidak pernah ditinggalkannya, atau apa-apa yang dikerjakan sahabat dan Rasulullah mengetahuinya dan mendiamkannya.
Sunnah adalah salah satu komponen dalam stratifikasi syariat Islam, yaitu Fardhu, Sunnah, Mubah, Makruh dan Haram yang berkonsekuensi pada pahala dan dosa. Dengan mengerjakan dan mengamalkan sunnah Rasulullah, seorang muslim akan dengan cepat meningkatkan maqamnya menjadi mukmin.
Panjangkanlah jenggot dan pendekkanlah kumis, adalah salah satu perintah Rasul. Terdapat beberapa sikap umat dalam menerima perintah ini, ada yang menyatakan bahwa memelihara jenggot adalah bodoh, dan semakin panjang jenggot semakin bodoh. Ada pula yang menyatakan bahwa masalah jenggot adalah masalah penampilan untuk menunjukkan identitas sebagai muslim dan tak ada hubungannya dengan iman, sikap-sikap seperti ini yang dikenal sebagai ingkar sunnah, dan seakan mereka menuduh Rasulullah telah menyampaikan perintah yang keliru.
Seseorang yang telah diijinkan sampai pada maqam mukmin, tidak akan pernah mempertanyakan sunnah dan mengingkari sunnah. Bila memang belum mampu mengerjakannya, maka akuilah kelemahan imanmu dan berdoalah agar dikuatkan dan dimampukan mengerjakan sunnah, karena mengamalkan sunnah menunjukkan kecintaan dan keimanan pada ke Rasulan Muhammad SAW.
Islam datang dalam keadaan asing dan akan kembali menjadi asing menjelang akhir jaman, dan terbuktilah apa yang dikatakan Rasulullah ini. Seseorang yang mempunyai jenggot bercelana cingkrang, selalu shalat berjama'ah, menghindarkan diri dari hal yang tak berguna malah disebut ke arab-araban, tidak nasionalis dan yang paling parah dilabeli sebagai teroris, dan yang mengatakan hal itu adalah orang-orang yang juga mengaku beragama Islam, sesungguhnya akhir jaman memang telah dekat.
Jum'at yang selalu penuh barokah, 8 Januari 2021
Tidak ada komentar:
Posting Komentar