Halaman

Rabu, 06 Januari 2021

Hidayah

Merasakan mendapatkan hidayah adalah suatu pengalaman yang sangat membekas  dalam sanubari, menjadi bekal dalam menapaki sisa-sisa umur yang tersisa. Lalu mengapa sangat istimewa menjadi orang yang menerima hidayah untuk memeluk Islam?

Alasan utama adalah sadarilah saudaraku bahwa engkau adalah orang pilihan, Allah SWT berfirman dalam Al Qur’an, surah Al Qashash ayat 56 :

اِنَّكَ لَا تَهْدِيْ مَنْ اَحْبَبْتَ وَلٰكِنَّ اللّٰهَ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُ ۚوَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ

Sungguh, engkau (Muhammad) tidak dapat memberi petunjuk kepada orang yang engkau kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang Dia kehendaki, dan Dia lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk. (QS. Al-Qashash: 56)

Demikian juga firman Allah pada surah Al Baqarah ayat 272 dan surah Yusuf 103:

۞ لَيْسَ عَلَيْكَ هُدٰىهُمْ وَلٰكِنَّ اللّٰهَ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَمَا تُنْفِقُوْا مِنْ خَيْرٍ فَلِاَنْفُسِكُمْ ۗوَمَا تُنْفِقُوْنَ اِلَّا ابْتِغَاۤءَ وَجْهِ اللّٰهِ ۗوَمَا تُنْفِقُوْا مِنْ خَيْرٍ يُّوَفَّ اِلَيْكُمْ وَاَنْتُمْ لَا تُظْلَمُوْنَ

Bukanlah kewajibanmu (Muhammad) menjadikan mereka mendapat petunjuk, tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Apa pun harta yang kamu infakkan, maka (kebaikannya) untuk dirimu sendiri. Dan janganlah kamu berinfak melainkan karena mencari ridha Allah. Dan apa pun harta yang kamu infakkan, niscaya kamu akan diberi (pahala) secara penuh dan kamu tidak akan dizalimi (dirugikan). (QS. Al-Baqarah: 272)

وَمَآ اَكْثَرُ النَّاسِ وَلَوْ حَرَصْتَ بِمُؤْمِنِيْنَ

Dan kebanyakan manusia tidak akan beriman walaupun engkau sangat menginginkannya. (QS. Yūsuf: 103)

Jenis hidayah ini disebut dengan hidayah at taufiq wal ilham, dimana Allah SWT memberikan kemudahan secara khusus pada hati seorang hamba untuk menerima petunjuk, dan kemudahan ini tidak diberikan kepada orang lain, oleh karena hal inilah maka untuk tetap menjaga hidayah ini ada sebuah doa yang selalu dibaca Rasulullah sebagaimana tercantum dalam hadist berikut,

Ummu Salamah R.a berkata bahwa do’a yang sangat sering dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah doa,

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ

Yaa muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘ala diinik" artinya “Wahai Zat yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu” [HR. Tirmidzi, Ahmad, dan Hakim]

Lalu bagaimana dengan petunjuk, penjelasan dan bimbingan yang datang dari Rasulullah, para Nabiyullah, para ulama yang menyeru manusia kepada Allah SWT, hidayah ini disebut dengan hidayah ad dilalah wal irsyad.

Firman Allah SWT dalam surah Ar-Ra’d ayat 7 dan Asy-Syura 52,


وَيَقُوْلُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَوْلَآ اُنْزِلَ عَلَيْهِ اٰيَةٌ مِّنْ رَّبِّهٖۗ اِنَّمَآ اَنْتَ مُنْذِرٌ وَّلِكُلِّ قَوْمٍ هَادٍ

Dan orang-orang kafir berkata, “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu tanda (mukjizat) dari Tuhannya?” Sesungguhnya engkau hanyalah seorang pemberi peringatan; dan bagi setiap kaum ada orang yang memberi petunjuk.(QS. Ar-Ra’d: 7)

وَكَذٰلِكَ اَوْحَيْنَآ اِلَيْكَ رُوْحًا مِّنْ اَمْرِنَا ۗمَا كُنْتَ تَدْرِيْ مَا الْكِتٰبُ وَلَا الْاِيْمَانُ وَلٰكِنْ جَعَلْنٰهُ نُوْرًا نَّهْدِيْ بِهٖ مَنْ نَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِنَا ۗوَاِنَّكَ لَتَهْدِيْٓ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍۙ

Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) ruh (Al-Qur'an) dengan perintah Kami. Sebelumnya engkau tidaklah mengetahui apakah Kitab (Al-Qur'an) dan apakah iman itu, tetapi Kami jadikan Al-Qur'an itu cahaya, dengan itu Kami memberi petunjuk siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sungguh, engkau benar-benar membimbing (manusia) kepada jalan yang lurus, (QS. Asy-Syūrā: 52)

Dengan demikian dapatlah dimengerti bahwa hidayah at taufiq wal ilham adalah hak prerogatif Allah SWT yang tidak dapat digantikan oleh siapapun, maka bersyukurlah kalian saudaraku karena sesungguhnya Allah SWT sungguh menghendaki kebaikan atas kalian, berjuanglah, istiqamah, jagalah hidayah yang kau dapat dengan doa seperti yang diajarkan Rasulullah SAW.


والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sunnah

Sunnah, apa yang disebut sunnah?, ada yang menyatakan bahwa sunnah adalah amalan yang bila dikerjakan mendapat pahala, dan bila tidak dikerj...